About us
RAJA BENIH adalah Perusahaan Penyedia Benih dan Bibit Kehutanan. Kami menyediakan berbagai jenis benih dan bibit sesuai kebutuhan anda. Tidak hanya terbatas pada benih dan bibit kehutanan, kami juga menyediakan berbagai jenis tanaman non Kehutanan. Semuanya disesuaikan dengan Tujuan Penggunaan.
more...



Sengon butoh (Enterolobium cyclocarpum Griseb) termasuk famili Leguminoceae, pohon bertajuk rindang dan perakaran yang dalam, sehingga jenis ini dapat berfungsi sebagai tanaman pionir untuk konservasi tanah dan air. Pohon sengon termasuk jenis cepat tumbuh (fast growing), sehingga memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai tanaman industri, reboisasi, kayu energi, dan penghijauan karena daunnya disenangi oleh binatang ternak.


SELENGKAPNYA !



Pengepakan/penyimpanan merupakan suatu proses yang harus diperhatikan untukmendapatkan benih berkualitas. Kualitas benih yang dapat mempengaruhi kualitas bibit yang dihubungkan dengan aspek penyimpanan adalah kualitas fisik-fisiologik. Kualitas fisik-fisiologik bibit dapat dipengaruhioleh kualitas benih yang melalui tahapan proses penyimpanan.Tujuan utama penyimpanan benih untuk menjamin persediaan benih yang masih memiliki mutu yang baik untuk suatu program penanaman (apabila penanaman tidak dilaksanakan segera). Dengan demikian benih yang disimpan berfungsi sebagai penyangga antara permintaan untuk penanaman dengan produksi. Dalam hal ini, penyimpanan benih lebih cenderung karena pegaruh waktu penanaman, musim serta sifat dari pembuahan pohon induk.
Read the rest of this entry »

Ekstraksi BENIH

Ekstraksi benih merupakan prosedur pelepasan dan pemisahan benih secara fisik dari struktur buah yang menutupinya. Dengan kata lain, ekstraksi dilakukan untuk mengeluarkan biji dari buah/polongnya.



Tujuan ekstraksi benih adalah : (1) Mengurangi campuran. Benih biasanya merupakan 1-5% dari total volume buah. Pengurangan campuran dapat membantu mengurangi biaya penyimpanan dan pengangkutan, (2) Mudah penanganannya. Benih umumnya diuji, diberi perlakuan pendahuluan dan ditanam secara individual, sehingga perlu pemisahan benih dari buahnya, (3) Meningkatkan kemampuan penyimpanan.
Read the rest of this entry »

Dalam istilah sehari-hari kita mengenal bank sebagai tempat untuk menyimpan uang,dan benih merupakan biji yang sudah terseleksi. Bank benih yang dimaksud dalam tulisan ini adalah tempat untuk menyimpan semua benih berbagai jenis tumbuhan agar dapat dipergunakan pada masa yang akan datang, sebagai sumber genetika untuk kepentingan konservasi dan pemuliaan. Keberadaan bank benih sangatlah penting mengingat Indonesia dengan bermacam ragam jenis pohon hutan memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan dan pelestarian plasma nutfah tumbuhan di dunia.
Read the rest of this entry »

Setiap benih tanaman memiliki karakteristik berbeda-beda dalam perkecambahannya. Oleh karena itu diperlukan informasi Perlakuan Pendahuluan terhadap Benih agar perkecambahannya dapat dipercepat dan hasilnya maksimal. Perlakuan Pendahuluan Benih untuk Mempercepat Perkecambahan dapat dilihat di sini

Kesuksesan dalam penanaman bibit tanaman dimulai dengan perencanaan kebutuhan benih per hektar. Perhitungan kebutuhan benih per hektar dapat dilihat di sini

Johar (Cassia siamea)

 a. Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Fabales
Famili : Fabaceae
Genus : Cassia
Spesies : Cassia siamea Lamk

 b. Nama Daerah
Jawa : Juwar (Sunda,Betawi); Johar (Jateng, Banyuwangi)
Sumatera : Bujuk, dulang; Johor (Melayu)

c. Penyebaran dan Tempat Tumbuh

Asli dari Asia Selatan dan Tenggara, penyebaran alami tidak jelas. Ditanam luas di seluruh  daerah tropis. Johar dapat tumbuh baik pada pelbagai kondisi tempat; akan tetapi paling cocok pada dataran rendah tropika dengan iklim muson, dengan curah hujan antara 500—2800 mm (optimum sekitar 1000 mm) pertahun, dan temperatur yang berkisar antara 20—31 °C. Johar menyukai tanah-tanah yang dalam, sarang, dan subur, dengan pH antara 5,5—7,5. Tanaman ini tidak tahan dingin dan pembekuan, tidak bagus tumbuhnya di atas elevasi 1300 m dpl.
Read the rest of this entry »

Mindi (Melia azedarach)

a. Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Sapindales
Famili : Meliaceae
Genus : Melia
Spesies : Melia azedarach

b. Nama Daerah
Indonesia: Mindi, mindi kecil, renceh, gringging, cakra-cikri
Inggris: Chinaberry, China tree
Vietnam: may rien
Cina: ku lian zi


c. Penyebaran dan Tempat Tumbuh

Pohon mindi memiliki persebaran alami di India dan Burma, banyak ditanam di daerah tropis dan sub tropis, di Indoanesia banyak ditanam di daerah Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara dan Irian Jaya. Tanaman mindi tumbuh pada daerah dataran rendah hingga dataran tinggi, ketinggian 0 – 1200 m di atas permukaan laut, dengan curah hujan rata-rata per tahun 600 – 2000 mm, dapat tumbuh pada berbagai tipe tanah. Tumbuh subur pada tanah berdrainase baik, tanah yag dalam, tanah liat berpasir, toleran terhadap tanah dangkal, tanah asin dan basa.

Read the rest of this entry »

Gaharu

 

Gaharu

a. Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Kelas : Dycotyledon
Famili : 3 Famili (Thymeleaceae, Euphor-biaceae dan Leguminoceae)
Genus : 8 Genus (Aqui-laria, Aetoxylon, Dalbergia, Enkleia, Excoccaria, Gonystylus, Gyrinops dan Wiekstroemia.
Spesies : 27 jenis

 

 

 

b. Penyebaran dan Tempat Tumbuh
Penyebaran jenis inang gaharu terdapat di daerah tropis Asia mulai dari India, Pakistan, Srilanka, Myanmar, Laos, Vietnam, Thailand, Kamboja, Cina Selatan, Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Di Indonesia tumbuh di Pulau Sumatera (10 jenis), Pulau Kalimantan (12 jenis), kemudian dalam jumlah terbatas tumbuh di Kepulauan Nusa Tenggara (2 jenis), Pulau Papua (2 jenis), Pulau Sulawesi 2 jenis, Pulau Jawa (2 jenis), dan Kepulauan Maluku (1 jenis).

 

Read the rest of this entry »

Bagaimana Membangun dan Mengelola Sumber Benih ?

1. Menanam pohon benih di lahan petani

Membangun kebun benih seringkali tidak mungkin dilakukan oleh petani, karena keterbatasan lahan. Yang paling mungkin dilakukan adalah mengkombinasikan penanaman pohon benih dengan tanaman lain. Masalah yang dihadapi dalam penanaman pohon benih di lahan petani adalah terlalu sedikit jumlah pohon yang dapat ditanam (biasanya kurang dari 10 pohon). Benih yang akan dihasilkan kemungkinan besar adalah benih hasil penyerbukan sendiri karena hanya ada sedikit pohon yang saling menyerbuki. Selain itu keragaman genetik tanaman akan kecil sehingga menghasilkan keturunan yang jelek, atau tidak tahan/rentan terhadap hama dan penyakit. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan khusus untuk menanam pohon benih di lahan petani seperti yang diuraikan berikut ini.
Read the rest of this entry »